MERDEKA.COM. Usai mengikuti Ujian Nasional (UN), puluhan siswa SMK 19 Tanah Abang, Jakarta Pusat melakukan aksi corat-coret seragam di Jalan Administrasi Negara. Polisi yang telah mengantisipasi ulah mereka, langsung membubarkan dan menangkap provokator dari aksi coret-coretan itu.
RP, siswa kelas tiga yang menjadi provokator hanya tertunduk lesu di kantor polisi. Dengan baju penuh coretan, RP diberi nasihat dari anggota polisi.
Orangtua RP yang mendatangi kantor polisi juga diberi pengarahan oleh polisi. RP kembali menunduk malu di hadapan orangtuanya.
Selain itu, belasan teman-teman RP mendatangi Polsek Tanah Abang untuk meminta rekannya dibebaskan. Namun, karena usaha mereka tanpa hasil, teman-teman RP akhirnya membubarkan diri.
Sementara itu, menurut Kapolsek Tanah Abang AKBP Kus Subiyantoro, pihaknya sudah mengantisipasi hari terakhir UN. Hal itu untuk menghindari adanya tawuran pelajar di wilayah hukumnya.
"Kita antisipasi pengalaman dari tahun lalu ada corat-coret, tawuran jadi kita jaga 12 titik rawan," kata Kus.
Topik hangat hari ini:
5 Cara mudah menjaga ban mobil agar tahan lama
Modus-modus pelaku sodomi bocah TK JIS
8 Kekasih cantik pesepakbola Eropa yang jadi sorotan media
Tugas demokrasi membuat beradab pengusaha biadab
Ini 5 artis wanita Indonesia paling hot
Sumber: Merdeka.com
Komentar
Posting Komentar