Cerita Prabowo Loloskan Asmujiono Masuk Kopassus, Padahal Tak Penuhi Syarat


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono


TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan motivasi kepada anak-anak yatim seusai doa bersama di Nusantara Polo Club (NPC), Jagorawi Golf & Country Club, Bogor.


Motivasi yang diberikan Prabowo ke anak yatim dengan menceritakan kisah anak buahnya yang yatim piatu sejak umur 6 tahun, berhasil masuk Kopassus dan mencapai tempat tertinggi dunia yakni puncak Gunung Everest.


Menurut Prabowo, anak buahnya bernama Asmujiono berasal dari Malang, Jawa Timur, waktu itu mendaftar menjadi anggota Kopassus. Namun, salah satu persyaratan menjadi Kopassus harus memiliki tinggi minimal 168 cm. Akan tetapi, Asmujiono tingginya hanya 165 cm.


"Perwira-perwira saya bilang anak ini sangat bagus dan memiliki semangat yang luar biasa. Perwira mendesak saya untuk menerimanya, tapi saya bilang persyaratan harus dijalankan. Namun banyaknya desakan dari perwira dan saya melihatnya, akhirnya dia (Asmujino) dapat pengecualian atau dispensasi," tutur Prabowo seusai berdoa bersama dengan anak yatim di Nusantara Polo Club (NPC), Jagowari Golf & Country Club, Bogor, Minggu (25/5/2015).


Setelah Asmujiono masuk ke dalam Kopassus dan mengikuti pelatihan yang luar biasa keras, dirinya menjadi prajurit Kopassus yang terbaik. Kemudian, waktu tahun 1996 Kopassus mengadakan pendakian ke puncak Everest dan akhirnya Asmujiono orang yang terpilih berangkat ke sana.


"Dia orang Indonesia yang pertama sampai Puncak Everest, dia juga orang Asia Tenggara dan muslim yang pertama sampai puncak everest," tutur Prabowo.


Atas cerita itulah, Prabowo memotivasi anak yatim agar menjadi anak-anak yang tegas dan terus belajar agar dapat membanggakan bangsa Indonesia.


Baca Juga:


Partai Gerindra Polisikan Pemilik Akun Twitter @Samadabraham


Blok M Disulap Jadi Little Tokyo


Definisi Jantan dan Berwibawa pada Diri Jokowi di Mata Artis Astrid Tiar



Komentar